Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Agustus 2020

Mau Tau Asal Mula Nama Bluetooth?

Pernahkah sobat bertanya apa sebetulnya sejarah dari nama Bluetooth itu sendiri? Kenapa namanya diberi gigi biru (jikalau di artikan), ternyata nama 'Bluetooth' tersebut berasal dari nama raja di tamat periode sepuluh, Harald Blatand yang di Inggris juga dijuluki Harald Bluetooth. Konotasi demikian sebab menurut cerita Harald Bluetooth konon berambut dan berkulit gelap. Ia gemar makan blueberries atau arbei, maka pantas kalau gigi Blatand menjadi kebiru-biruan atau blue tooth . Ia ialah raja Denmark yang sudah sukses menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang, termasuk suku dari kawasan yang sekarang bernama Norwegia dan Swedia . Bahkan kawasan scania di Swedia, kawasan teknologi bluetooth ini ditemukan juga termasuk daerah kekuasaannya. Kemampuan raja itu selaku pemersatu juga seperti dengan teknologi bluetooth kini yang mampu menghubungkan banyak sekali peralatan seperti komputer personal dan telepon genggam . Yang mana teknologi Bluetooth pertama dipraktekkan oleh Ericsson pada tahun 1994 dan perusahaan tersebut berbasis di Swedia. H + B Sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan dua aksara Jerman yang analog dengan aksara H dan B (kependekan dari Harald Bluetooth ), adalah H (Hagall) dan B (Blatand) yang lalu digabungkan. Sumber : Web
Sumber http://jufrikablog.blogspot.com

Minggu, 09 Agustus 2020

Kiat To Longest Batery Non Removable

Today's episode covers 5 Tips that can increase your phone's battery life. Properly charging the battery of your ponsel pintar is important for maintaining the good health of the battery. It ensures better battery life and provides increased safety in the long run. Among a lot of tips to maintain the good health of your phone's battery, here're some kiat to get the most out of your smartphone's battery. 1. Avoid using phone while charging: Using of the phone while charging is called parasitic charging. Small amounts of usage load stop the battery from entering a full charging cycle. This kind of usage should be avoided as it can damaging the battery in the long run. 2. Shouldn't leave the phone in charge thoughout the night   Putting your phone on charging overnight won't damage it but there is a chance that your battery life is being hampered. Since it's not mandatory to have the phone at 100 percent at the end of each charge, it's wise to keep the phone's charger unplugged at night. 3. Always use the Original Charger: Using the company's own charger is always recommended, specially when your phone supports quick charging. High capacity chargers can quickly charge the phone up to 70 percent capacity, but can also damage it in the process, if it's not optimised properly. 4. Don't let your phone overheat!   Heating is perhaps the worst enemy of lithium-ion batteries. You should also avoid charging your phone while playing graphically intensive games, because that will also raise the temperature of the phone and harm the battery. The ideal charging temperature is between 20-30 degrees Celsius. 5. Are 0 and 100 magical numbers? There's no need to fully charge your new phone when you buy it these days, since the battery is usually charged when you get it. And you don't have to charge the battery up to 100 percent all the time either; you can just start using it and run the battery down before bringing it to a full charge again. On the other hand, you shouldn't let the battery go down to zero either. It's always recommended to charge when the battery gets to around 10 percent charge left as this lengthens the life of the battery. Source : MIUi
Sumber http://jufrikablog.blogspot.com

Selasa, 04 Agustus 2020

Cara Cepat Menetukan Kalimat Sumbang Dalam Paragraf

- Kalimat Sumbang? Pernahkan teman menyimak kalimat sumbang dalam keseharian sahabat?, Kalimat Sumbang secara singkat memiliki makna kalimat yang "TIDAK NYAMBUNG", atau tidak cocok dengan konteks pembicaraaan. Untuk memilih kalimat sumbang dalam paragraf maka teman harus paham kemana arah/tema paragraf tersebut. Contoh : Tentukan Kalimat Sumbang dalam paragraf dibawah ini! Jufrika sangatlah baik (1). Dia suka sekali menolong teman – teman yang sedang dalam kesusahan (2). Selain baik, ia juga tidak pernah angkuh (3). Jufrika selalu senyum dan menyapa orang – orang yang dijumpainya (4). Fety tak pernah menolong sobat – temannya bahkan dia selalu menyusahkan (5). Jufrika juga gampang bergaul dan memiliki banyak sahabat (6). Itulah sebabnya Jufrika menajadi idola di kelompok teman – temannya (7).  Jawaban : Kalimat sumbang dalam paragraf diatas ditandai dengan nomor 4. Alasan : Karna dari awal membahas perihal Jufrika dan Kebaikannya Bukan Fety dengan Keburukannya. Simpel Bukan? 
Sumber http://jufrikablog.blogspot.com

Jumat, 31 Juli 2020

Atan2 Yakni

Apa itu ATAN2? ATAN2 adalah salah satu rumus atau fungsi Matematika dan trigonometri  di dalam Microsoft Excel . Menghasilkan nilai arkotangen dari koodinat x- dan y-. Penggunaan atan2 banyak diaplikasikan dalm menentukan sudut. Jika diketahui posisi koordinat y dan x maka untuk mencari sudut mampu dipakai atan2(y/x).
Sumber http://jufrikablog.blogspot.com

Kamis, 30 Juli 2020

Latihan Soal Dan Balasan Soal Teks Anekdot

Soal serta balasan latihan soal untuk mengerti lebih apa itu teks anekdot akan sangat sobat perlukan bagi yang sedang mempelajari BAHASA INDONESIA, Sebelumnya jufrika blog pernah menerangkan apa itu tekss anekdot dan contohnya pada artikel ini Ciri, Struktur, dan Contoh Teks Anekdot  Berikut soal serta jawaban untuk melatih pemahaman sahabat perihal teks anekdot. 1. Apa yang dimaksud dengan : Mengindentifikasi Teks Anekdot Mengevaluasi Teks Anekdot Mongonversi Teks Anekdot 2. Jelaskan Pernyataan dibawah ini : Mengapa perlu melakukan analisis sebelum menyunting teks anekdot? Mengapa perlu memeriksa terhdap hasil bikinan teks anekdot kita sendiri? Jawaban :    Jawaban soal no 1 Menetapkan sebuah teks anekdot sendiri Menilai kembali sebuah teks anekdot Mengubah teks anekdot ke suatu teks drama/teks lain. Jawaban Soal no 2 Untuk mengenali apakah tujuan, isi, dan gaya bahasa sudah sesuai teks. Agar kita mengenali apakah teks tersebut memiliki kesan lucu, kritik atau tidak sama sekali dan juga apakah teks tersebut mempunyai pesan tersirat atau tidak.
Sumber http://jufrikablog.blogspot.com

Rabu, 29 Juli 2020

Pemahaman Ungkapan Torsi Motor, Starting Torsi, Stall Torsi Dan Load Torsi

- Dalam mengenal motor DC maupun AC, kita akan mendengar ungkapan torsi, dimana torsi ialah kesanggupan motor untuk memperhatahankan nilai inersia motor itu sendiri. Misal tertulis di spesifikasi motor 25Kg artinya beban maksimum yang bisa dimuat motor ialah 25 kg. Jika berlebih bagaimana? Jika kurang bagaimana? Untuk mengenali jawabannya sahabat perlu lebih dalam mengenal perumpamaan lain, mirip starting, stall, load torque . Starting Torque Starting Torque atau Torsi mulai ialah torsi untuk mengatasi goresan, memasukkan inersia, stiksi, dll, dan mempercepat inersia beban. BACA JUGA : Apa itu Motor Servo? Running Torque/ Load Torque Running Torque atau Load Torque merupakan torsi yang kurang dari torsi mulai(starting torque), kegunaaanya ialah mempertahankan akselerasi inersia dan kemampuan menahan beban pada keadaan steady state(Stabil). Stall Torque Batas nilai torsi yang menciptakan motor bergerak lambat bahkan berhenti bergerak. Dan jangan sampai motor sering mengalami stall torque karna akan berakibat fatal, bahkan motor tidak bisa berlangsung lagi karna kelebihan beban alias rusak. Lalu apa perbedaan torsi motor dan kecepatan motor? [BACA DISINI]
Sumber http://jufrikablog.blogspot.com

Sabtu, 25 Juli 2020

Mengetahui Jumlah Pulsa Encoder 1 Putaran Roda Dengan Arduino

- Proyek Arduino menggunakan encoder kali ini yakni bagaimana mempergunakan pulsa encoder untuk mengetahui jumlah 1 putaran penuh roda. Kiri : Roda dan Internal Encoder Kanan : Komputer + Arduino Monitor Dimana dikala kita mengenali jumlah putaran sebuah roda maka kita akan bisa membuat aneka macam aplikasi lebih/menguntungkan/canggih hanya menggunakan sensor encoder. Sample Contoh, jika sudah mengenali jumlah 1 putaran roda, maka teman akan bisa : 1. Membuat Jam dengan Putaran Motor DC. 2. Mengetahui sudut yang dibentuk robot beroda. 3. Menghitung Berapa kali roda berputar 4. Bahkan mungkin teman memiliki ilham inovatif lainnya. Lalu kembali ke topic, Bagaimana sesungguhnya cara mengenali jumlah 1 Putaran Roda ( Tick Per Revolution ) dengan Menggunakan Sensor Encoder ? Teorinya simplenya sebagai berikut : Jika sahabat ingin membentuk sebuah lingkaran bundar sarat mirip gambar dibawah ini, dan sobat mempunyai lidi yang panjangnya sama dan pas untuk suatu jari jari linkaran tersebut. GAMBAR ILUSTRASI LINGKARAN DARI LIDI ENCODER Kemudian sahabat isi bulat tersebut dengan lidi yang hingga sarat , maka alhasil sobat akan mudah mengenali bila sobat minimalkan lidi separuh maka akan membentuk setengah bundar. Aplikasi dengan Menggunakan Arduino Untuk mengerti aplikasi secara pribadi, mari teman ikuti langkah step selaku berikut : Persiapan Percobaan - Persiapkan alat dan software sebagai berikut : 1. Motor DC dengan Internal Encoder 2. Komputer dengan Arduino IDE - Tandai dan Posisikan motor DC dengan kertas dan anggap sebagai arah jam 00.00 - Hubungkan Pin Channel Encoder dengan Pin Arduino BACA : INI LIBRARY PINCHANGE INT CARA MUDAH MEMBACA ENCODER - Copy acara Arduino berikut dan upload ke Board Arduino hingga Done Uploading : /* Membaca Count Encoder dengan Arduino IND : Sesuaikan Pin Channel A dan B sobat, PinChangeInt berfunsi baik dalam pin Analog EN  : Please careful to select your pin Channel A and B, PinChangeInt best performance in Analog Pin   Arduino Uno :   A0 A1 A2 A3 A4 A5   Arduino Mega :   A10 A11 A12 A13 A14 A15 IND : Jika memakai pin digital maka setiap channel harus diberi resistor pull up       Keterangan lengkap baca isi libray dari PinChangeInt EN  : If you use digital Pin, insert every pin channel with pull up resistor Created by : Jufrika Danil Date       : 19/12/2017 */   #include        //library   #include  //library   #define encoder1PhaseA A10  //A10 Channel A   #define encoder1PhaseB A11  //A11 Channel B    long encoder1Position=0; void setup()   // put your setup code here, to run once:   pinMode (encoder1PhaseA,INPUT); //set as input   pinMode (encoder1PhaseB,INPUT); //set as input     //Set Encoder PullUp   digitalWrite(encoder1PhaseA,HIGH);   digitalWrite(encoder1PhaseB,HIGH);   PCintPort::attachInterrupt(A10, doEncoder1, CHANGE); //learn type Change, Rising   Serial.begin (9600); //Standard Serial Monitor void loop()   // put your main code here, to run repeatedly:  float newposition = encoder1Position; //store encoder position to newposition variable  Serial.print   ("count: ");  Serial.print (newposition);  //print in serial monitor  Serial.println (); // function void to read encoder void doEncoder1()   if (digitalRead(encoder1PhaseA) == digitalRead(encoder1PhaseB))       encoder1Position--;     else       encoder1Position++;   - Setelah di upload Buka Serial Monitor di Arduino. - Putar roda motor DC secara manual searah jarum dari jam 00 hingga kembali ke 00 ( 1 Putaran Penuh ). Putaran 1 Roda Penuh 500 Pulsa Lihat nilai pulsa yang timbul sehabis terjadi 1 Putaran(lihat kotak merah di LCD), maka itulah nilai pulsa yang diperlukan roda untuk 1 putaran sarat . Source Code mampu sahabat download melalui link .
Sumber http://jufrikablog.blogspot.com